PANDANGAN DAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA TERHADAP ASPIRASI MASYARAKAT DAN DAERAH TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN PULAU NUMFOR SEBAGAI PEMEKARAN DARI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA
2013
SK DPD NO. 43/DPD RI/III/2012-2013, : 2 HLM
KEPUTUSAN Tentang PANDANGAN DAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA TERHADAP ASPIRASI MASYARAKAT DAN DAERAH TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN PULAU NUMFOR SEBAGAI PEMEKARAN DARI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA

ABSTRAK :
  • Dengan perkembangan  dan  kemajuan  Provinsi  Papua  pada umumnya, serta pembangunan di Kabupaten Biak Numfor pada khususnya, serta adanya aspirasi yang berkembang dalam masyarakat, dipandang perlu meningkatkan  penyelenggaraan  pemerintahan,  pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan guna menjamin kesejahteraan masyarakat. Selain itu, memperhatikan potensi  daerah,  kemampuan  keuangan  daerah,  karakteristik  geografi daerah,  luas  wilayah,  jumlah  penduduk,  kondisi  sosial  budaya,  kondisi sosial  politik,  dan  pertimbangan  lainnya,  dipandang  perlu  membentuk Kabupaten  Pulau  Numfor  sebagai  pemekaran  dari  Kabupaten  Biak Numfor Provinsi Papua.


  • Dasar Hukum Undang-Undang ini adalah :

    UUD 1945 Pasal 22D ayat (2), UU No.27 Tahun 2009, Peraturan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2012 tentang Tata Tertib, Keputusan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Nomor 25/DPD/2007


  • Dalam Undang-Undang ini diatur tentang :

    Pandangan  dan  Pendapat  Dewan  Perwakilan  Daerah  Republik  Indonesia terhadap Aspirasi Masyarakat dan Daerah tentang Pembentukan Kabupaten Pulau  Numfor sebagai  Pemekaran  dari  Kabupaten Biak  Numfor Provinsi Papua disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti.

CATATAN :

Keputusan  ini mulai berlaku pada tanggal  ditetapkan, 26 Februari 2013